Rabu, 09 Juli 2014

PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN

SEPUTAR LIPUTAN PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL

Surakarta-Pelatihan Media Pembelajaran Digital Fakultas Keguruan Dan  Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (FKIP PGSD UMS). Dalam rangka kegiatan Pelatihan Media Pembelajaran Digital, Rabu 4 Juni 2014 bertempat di Fakultas Keguruan Dan  Ilmu Pendidikan FKIP UMS kampus 1 gedung c4. Dalam pelatihan ini mengusung tema Pelatihan Media Pembelajaran Digital  “Menciptakan Pendidikan Berbasis INOTEK Melalui Media Digital” Gedung c4 FKIP UMS dipadati oleh ratusan peserta yang berasal dari lingkungan dalam UMS dimana sekian banyak itu adalah mahasiswa FKIP PGSD UMS. PMPD FKIP PGSD UMS ini menghadirkan pembicara dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sendiri yaitu Nur Amalai, M.Teach  beliau juga dosen yang mengampu matakuliah Media Pembelajaran Dan ICT, pelatihan ini berlangsung dari pagi hinga siang.
Pelatihan ini adalah untuk menciptakan Guru Profesional dan Kreatif dalam  Agen Perubahan Bangsa, disini banyak media yang dapat digunankan untuk membantu proses pembelajaran.  Namun, sebagian besar software yang ada dan yang digunakan oleh sebagian besar pendidik adalan software- software yang menampilkan materi secara statistis. Pada pelatihan kali ini, educational animation atau visual materi dalam bentuk animasi akan akan menjadi fokus pelatihan.
Sesi pertama berbicara tentang INOTEK Melalui Media Digital, disini sekilas tentang Adobe Flash CS3:
Flash sudah dipakai luas sejak puluhan tahun yang lalu dan sekarang dengan dipakainya flash dalam pembuatan game untuk mobile device. Flash memiliki fungsi untuk menggambar sekaligus menganimasikan, yang membuat posisi flash lebih moderat diantara software-software Adobe yang lainnya. Di dalam flash, kita bisa masukkan rumus Fisika, Matematika atau rumus-rumus lainnya dalam bentuk Action Script. Hal ini memungkinkan kita untuk bisa mensimulasikan mobil yang bergerak dengan kecepatan dan percepatan tertentu, sebuah peluru yang dilontarkan dengan sudut elevasi tertentu atau grafik sebuah persamaan matematika. Semuanya menjadi mungkin dan muda dengan flash.
Sesi kedua Langkah-langkah dalam membuat Adobe Flash CS3:
1.      Halaman star
Ketika membuat Adobe Flash CS3, maka muncul star page seperti ini:


Gambar 1.
2.      Layer
Layer dapat dianalogikan sebagai kanvas suatu lukisan. Jumlah layer biasanya lebih dari satu, dengan kata lain berlapis-lapis. Layer yang palin atas adalah kanvas yang terdepan.
Gambar 2.

3.      Timaline
Garis waktu berfungsi untuk membantu menempatkan objek pada fungsi waktu. Angka-angka pada timaline yang menunjukkan garis waktu dari 1 s.d seterusnya disebut sebagai frame. Bila konfigurasi fps (frame per second) adalah 12 fps maka itu berarti bahwa setiap frame akan ditampilakn 1/12 detik atau dalam durasi 1 detik playhead (garis merah pada timeline) akan berpindah sejauh 12 frame.


Gambar 3.

4.      Keyframe
Keyframe adalah sekumpulan frame-frame yang berisi objek di dalam timeline, ditandai dengan bulatan hitam. Keyframe yang tidak diisi objek ditandai dengan bulatan kosong, disebut Blank Keyframe.

Gambar 4.

5.      ActionScript
ActionScript adalah bahasa pemrograman di Flash yang digunakan untuk mengontrol  pemrograman di flash yang digunakan untuk mengontrol objek, navigasi, animasi, dll untuk membuat program lebih interaktif.

Gambar 5.
B. Animasi Materi (Import gambar, tombol, static text & script pada frame)
Sesi ketiga pembuatan animasi, langkauh-langkah sbb:


1.      Membuat ukuran dokumen (tampilan flash).
2.      Meng-import FilenGambar.
3.      Menyimpan file.
4.      Membuat tombol.
5.      Membuat Bagian Deskripsi.
6.      Menambah Action Layer.
7.      Menambah Scrip pada Tombol.
Sesi keempat yaitu tanya jawab.
Hasil dari pelatihan ini adalah terbentuknya mahasiswa PGSD UMS yang mahir dalam pembuatan educational animation sehingga diharapkan agar tercipta banyak animasi pembelajaran yang dapat mengoptimalkan proses pembelajaran di Sekolah Dasar.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar